Semarang – Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Noor Amalia Chusna, M.Ling., selaku Ketua Program Studi Teknik Lingkungan FST UIN Walisongo Semarang, dipercaya memimpin Focus Group Discussion (FGD) Program Studi Teknik Lingkungan PTKIN se-Indonesia dalam rangkaian kegiatan Forum Dekan Sains dan Teknologi PTKIN se-Indonesia yang diselenggarakan pada 16–19 Juli 2026 di Novotel Semarang.

FGD tersebut menjadi wadah bagi para ketua program studi dan perwakilan Teknik Lingkungan dari berbagai PTKIN di Indonesia untuk berdiskusi, berbagi praktik baik, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan Teknik Lingkungan. Berbagai isu penting yang dibahas meliputi penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas pembelajaran, kolaborasi riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan jejaring kerja sama antarinstitusi.

Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan FGD, Noor Amalia Chusna mengarahkan jalannya diskusi agar menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif bagi pengembangan Program Studi Teknik Lingkungan di lingkungan PTKIN. Ia menekankan pentingnya sinergi antarprogram studi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis, termasuk penguatan inovasi pembelajaran, implementasi kebijakan nasional, serta peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

Forum diskusi berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan berbagai gagasan dan pengalaman dari peserta yang berasal dari PTKIN di seluruh Indonesia. Hasil pembahasan diharapkan menjadi rekomendasi strategis bagi pengembangan Program Studi Teknik Lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi akademik dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kepercayaan yang diberikan kepada Noor Amalia Chusna sebagai pimpinan FGD menjadi bentuk pengakuan atas kapasitas akademik dan kepemimpinan yang dimiliki oleh sivitas akademika FST UIN Walisongo Semarang. Keterlibatan aktif ini sekaligus memperkuat posisi UIN Walisongo Semarang sebagai salah satu institusi yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan sains dan teknologi di lingkungan PTKIN.

Melalui Forum Dekan Sains dan Teknologi PTKIN se-Indonesia, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola program studi, memperluas kolaborasi antarlembaga, serta menghasilkan lulusan Teknik Lingkungan yang unggul, adaptif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan lingkungan di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *