Semarang 1 Agustus 2026– Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dalam ajang International Walisongo Science Competition (IWSC) 2026, mahasiswa Teknik Lingkungan berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus pada kategori Environmental Engineering Paper, yaitu Gold Medal, Silver Medal, dan Bronze Medal.

Prestasi tertinggi diraih melalui Gold Medal yang diperoleh oleh tim yang terdiri atas Lintang Andhini (Teknik Lingkungan angkatan 2023), Triadi Pamungkas (Kimia angkatan 2022), dan Lukman Nur Khaqim (Teknik Lingkungan angkatan 2024). Tim ini mengangkat karya ilmiah berjudul “Optimization Electrocoagulation Process for Batik Wastewater Treatment Using Spiral-Shaped Iron (Fe) Electrodes: Effects of Electrode Number, Processing Time, and Applied Voltage on COD and TSS Removal.” Penelitian tersebut menawarkan inovasi dalam pengolahan limbah cair industri batik melalui optimasi proses elektrokoagulasi menggunakan elektroda besi berbentuk spiral untuk meningkatkan efisiensi penyisihan parameter pencemar COD dan TSS.

Prestasi berikutnya diraih oleh tim Nabila Aisya Fahriyani, Rismawati, dan Selvyana Nur Kholishoh, yang seluruhnya merupakan mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2024. Mereka berhasil meraih Silver Medal melalui karya ilmiah berjudul “BATRACK: A Circular Economy Based System Battery Waste Collection and Management.” Inovasi ini menawarkan sistem pengelolaan dan pengumpulan limbah baterai berbasis konsep ekonomi sirkular sebagai solusi untuk meningkatkan pengelolaan limbah berbahaya secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bronze Medal berhasil diraih oleh tim yang terdiri atas Eva Lestari, Yusuf Izza Mushabillah, dan Vaza Muhammad Shidqi, mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2024. Mereka mengusung karya ilmiah berjudul “A Literature Review on the Potential of Rice Husk and Pine Wood as Raw Materials for Low-Emission Composite Biomass Briquettes.” Kajian tersebut membahas potensi sekam padi dan kayu pinus sebagai bahan baku briket biomassa komposit yang lebih ramah lingkungan dan memiliki emisi yang lebih rendah.

Keberhasilan mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang meraih tiga medali sekaligus menunjukkan kualitas akademik, kemampuan riset, serta semangat inovasi mahasiswa dalam menjawab berbagai tantangan di bidang lingkungan. Berbagai karya yang dihasilkan mengangkat isu-isu strategis, mulai dari pengolahan limbah cair, pengelolaan limbah baterai, hingga pemanfaatan biomassa sebagai energi alternatif yang berkelanjutan.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan penelitian yang inovatif, aplikatif, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan serta pelestarian lingkungan. Selain mengharumkan nama Program Studi Teknik Lingkungan, capaian ini juga semakin memperkuat reputasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang sebagai institusi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi pada solusi bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *