Pati – Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), UIN Walisongo Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, tim dosen dan mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan melaksanakan kegiatan bertajuk “Green Envipreneurship: Pelatihan Kreatif Pembuatan Mug Ecoprint Berpeluang Bisnis untuk Pelajar” di SMAQT Al Hamidiyah Pati.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus membangun jiwa kewirausahaan (green entrepreneurship) di kalangan pelajar melalui pemanfaatan bahan-bahan alami menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Konsep green entrepreneurship mendorong lahirnya usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Pelatihan menghadirkan dua dosen Prodi Teknik Lingkungan FST UIN Walisongo Semarang sebagai narasumber, yaitu Ir. Nana Misrochah, M.Pd. dan Noor Amalia Chusna, M.Ling. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan sebagai pendamping praktik, sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang interaktif dan aplikatif.

Dalam penyampaiannya, Ir. Nana Misrochah, M.Pd. menjelaskan bahwa ecoprint merupakan teknik menghias media menggunakan motif alami dari daun dan bunga sehingga menghasilkan produk yang unik, ramah lingkungan, serta memiliki nilai seni tinggi. Menurutnya, keterampilan seperti ini dapat menjadi bekal bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membuka peluang usaha sejak dini.

Sementara itu, Noor Amalia Chusna, M.Ling. menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan yang produktif. Ia menyampaikan bahwa isu lingkungan saat ini tidak hanya membutuhkan kesadaran, tetapi juga inovasi yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini kami ingin mengenalkan bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan secara kreatif. Produk ecoprint tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi sebagai produk usaha yang bernilai jual. Harapannya, para pelajar mampu menjadi agen perubahan yang kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta diajak mengenal konsep green entrepreneurship, memahami teknik dasar ecoprint, hingga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan mug ecoprint menggunakan bahan-bahan alami. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam memilih motif daun, menyusun desain, serta menghasilkan karya yang unik dengan karakter masing-masing.

Kehadiran mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan sebagai fasilitator turut memberikan suasana pembelajaran yang lebih komunikatif. Mahasiswa mendampingi peserta pada setiap tahapan praktik sekaligus berbagi pengalaman mengenai pentingnya inovasi lingkungan dan pengembangan produk kreatif berbasis keberlanjutan.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Prodi Teknik Lingkungan FST UIN Walisongo Semarang berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan SMAQT Al Hamidiyah Pati dalam pengembangan pendidikan lingkungan hidup dan kewirausahaan hijau. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mencetak generasi muda yang peduli lingkungan, kreatif, serta mampu menciptakan peluang usaha berbasis prinsip keberlanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *